Kesalahan saat mengurai XML, baris 1332, kolom 91: The reference to entity "max" must end with the ';' delimiter

Photobucket
Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan 4

mau dapet uang hanya denga surf??? klik aja

Senin, 23 Januari 2012

Tentang Margin di modem ADSL


         Test sambungan antara Router ADSL ke DSLAM di sentral telepon Telkom merupakan titik paling kritis dalam semua proses instalasi dan konfigurasi ADSL. Tahapan ini adalah tahapan paling menentukan dan biasanya paling ringkih dari seluruh sambungan yang ada.
Jaringan Speedy/ADSL yang lama masih menggunakan DSLAM Alcatel biasanya membutuhkan parameter VPI / VCI 8/35, Protocol PPPoA, dan enkapsulasi LLC. Sementara, jaringan Speedy/ADSL yang baru biasanya menggunakan DSLAM Hwahuei dengan protocol PPPoE, enkapsulasi LLC dan VPI/VCI yang berbeda-beda untuk setiap daerah.
Setelah beberapa saat router ADSL dinyalakan, cek lampu ADSL pada router ADSL, apakah tetap berkelip-kelip dan tidak konstan? Jika ini terjadi berarti router ADSL tidak berhasil melakukan sinkronisasi dengan DSLAM di sentral telepon Telkom. Masuk ke Web router ADSL, masuk ke WAN settings atau Internet setting -> PvC, untuk peralatan DSLAM Alcatel pastikan VPI / VCI 8/35, Protocol PPPoA, enkapsulasi LLC.
Pastikan router ADSL dapat mendeteksi kecepatan data, downstream (384Kbps atau 512Kbps) dan upstream (64Kbps). Tergantung jenis router ADSL yang digunakan, sebagian akan menampilkan pada menu utama, sebagian akan menampilkan pada bagian ADSL status, yang penting router ADSL harus berhasil mendeteksi sinyal data dari sentral telepon Telkom.
Cek kualitas sambungan, melalui parameter Noise Margin dan Attenuation. Memang tidak semua router ADSL akan menyediakan fasilitas untuk melihat noise margin & attenuation pada upstream / downstream. Biasanya informasi Noise Margin & Attenuation ada di bagian ADSL Status.
Klasifikasi SNR_Margin (Signal-to-Noise Margin) 
Makin tinggi makin baik.
29,0 dB ~ ke atas = Outstanding (bagus sekali)
20,0 dB ~ 28,9 dB = Excellent (bagus) • Koneksi stabil.
11,0 dB ~ 19,9 dB = Good (baik) • Sinkronisasi sinyal ADSL dapat berlangsung lancar.
07,0 dB ~ 10,9 dB = Fair (cukup) • Rentan terhadap variasi perubahan kondisi pada jaringan.
00,0 dB ~ 06,9 dB = Bad (buruk) • Sinkronisasi sinyal gagal atau tidak lancar (ter-putus²).
Klasifikasi Line Attenuation (Redaman pada Jalur)  Makin Rendah makin baik
00,0 dB ~ 19,99 dB = Outstanding  (bagus sekali)
20,0 dB ~ 29,99 dB = Excellent (bagus)
30,0 dB ~ 39,99 dB = Very good (baik)
40,0 dB ~ 49,99 dB = Good (cukup)
50,0 dB ~ 59,99 dB = Poor (buruk) • Kemungkinan akan timbul masalah koneksi (tidak lancar, dsb).
60,0 dB ~ ke atas  = Bad (amburadul) • Pasti akan timbul banyak gangguan koneksi (sinyal hilang, tidak bisa  connect, dsb).

Komentar :

ada 0 komentar ke “Tentang Margin di modem ADSL”

Posting Komentar

Fans Page

Pengikut

Donasi

 

Iklan 1

Iklan 2

Iklan 3

This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by alreka